Awas Jangan Salah Pilih! Membedakan Peluang Investasi dan Trading

Awas Jangan Salah Pilih! Membedakan Peluang Investasi dan Trading
image dari inafina.com

bangmarten.com – Pilihan investasi dan trading sering membingungkan pemula yang sekadar mengikuti ajakan teman. Rekomendasi itu belum pasti memenuhi kebutuhan yang ingin dicapai dengan pembelian saham. Apalagi dengan hanya berpatokan pada janji keuntungan tanpa memahami proses berinvestasi ataupun trading itu sendiri.

Peluang investasi dan trading agaknya memiliki substansi yang sama, yaitu saham dibeli pada harga tertentu untuk kemudian dijual lebih tinggi sehingga profitnya berlipat. Lalu apakah perbedaan mencolok di antara kedua alternatif ini?

Perbedaan Krusial Investasi dan Trading

Keputusan menjadi investor atau trader adalah pilihan pribadi Anda. Sekadar coba-coba tanpa terlebih dahulu menggali informasi yang sejelas mungkin, bisa membuat pebisnis hilang arah. Karena untuk mencapai keuntungan maksimal ada berbagai strategi dalam rumus investasi dan trading.

  1. Perhitungan Jangka Waktu

Profit masa depan menjadi alasan mengapa investor membeli saham untuk disimpan antara 1 sampai 5 tahun mendatang, dan takkan tergoda menjual saham dalam waktu singkat.

Tentunya konsep masa depan ini bukan metode bisnis dalam proses trading. Pebisnis yang disebut trader, biasanya mementingkan fluktuasi saham untuk jangka pendek. Ketika harga investasi mencapai level tertentu, trader akan memperoleh selisih keuntungan, yaitu dari nilai beli saham terdahulu dengan harga jual terkini. Maka pilihan investasi dan trading bergantung dari target waktu pebisnis untuk menarik keuntungan dari sahamnya.

  1. Prinsip dan Strategi Investasi dan Trading
Membedakan Peluang Investasi dan Trading

image dari deltatrading group.com

Prinsip investasi adalah buy and hold, dengan strategi memilih saham emiten yang sehat dan berkinerja baik. Tentunya fluktuasi harga jangka pendek kurang berpengaruh terhadap proses investasi. Para investor akan tergerak menjual saham mereka saat kinerja emiten mulai menunjukkan kemunduran, atau saat tujuan investasi sudah tercapai.

Sementara prinsip seorang trader adalah buy and sell, strateginya membeli saham emiten yang harganya berpotensi naik dalam waktu dekat. Kemudian saham segera dijual ketika harganya merangkak naik, maksimal satu bulan setelah pembelian. Sehingga fokus dari aktivitas trading adalah fluktuasi harga saham.

  1. Situasi Perusahaan

Kondisi perusahaan bukan patokan utama untuk memantau pergerakan harga saham. Trader dapat mengabaikan ini, namun tidak demikian bagi kepentingan investasi.

Memilih perusahaan yang sehat dan bertumbuh adalah pinsip utama investasi. Saham disana akan jauh membawa keuntungan, dibanding saham murah dari perusahaan yang lemah secara fundamental.

Hal ini karena investor tidak hanya ingin memperoleh keuntungan saat harga saham sedang naik. Namun juga mendapat untung berkelanjutan dari pembelian saham tersebut. Trader pun sebenarnya perlu menaruh perhatian pada kondisi perusahaan, meskipun bukan pedoman yang terpenting.

  1. Analisis Fundamental dan Teknikal
Baca Juga :  Mengalami Hal Hal Berikut? Itu Tandanya Sudah Harus Memulai Bisnis Sendiri

Analisis fundamental digunakan untuk melihat faktor resiko investasi. Yakni bagaimana isu-isu sosial, politik, dan lingkungan dapat mempengaruhi investor dalam membuat keputusan untuk proses jual-beli saham, antara lain update informasi atau berita ekonomi dari instansi resmi, media cetak, dan media elektronik.

Sedangkan pada posisi trading yang digunakan adalah analisis teknikal guna mengetahui pergerakan harga saham, dengan grafik serta data historis. Hal terpenting dalam analisis ini adalah memperhitungkan supply dan demand dari sebuah saham, sehingga kemudian bisa diprediksi tentang potensi keuntungan dari saham berjangka pendek tersebut.  Inilah perbedaan analisis untuk investasi dan trading.

  1. Profit Bisnis

Dalam investasi akan sulit mengendalikan atau menentukan target profit yang ingin diperoleh dalam periode waktu tertentu. Profit tersebut bisa saja kurang signifikan, bergantung dari tingkat kestabilan profit perusahaan. Oleh karena itu, pilihlah saham investasi yang tepat dan dikelola oleh perusahaan yang reputasinya telah diakui.

Sedangkan saat trading, pebisnis harus jeli dalam mengejar target profit. Jika trader kurang aktif maka bukan mustahil akan kehilangan peluang untuk memperoleh keuntungan. Contohnya ketika trader memilih langkah foreign exchange (forex), maka Ia harus memahami karakter forex trading, strateginya, dan faktor-faktor yang bisa mempengaruhi profitabilitas di dunia trading.

Instrumen Investasi

Membedakan Peluang Investasi dan Trading

image dari www.thedailystar.net

Semua orang tentu bisa melakukan investasi dan trading guna meraih keuntungan tertentu. Yang diperlukan hanyalah sikap disiplin dan berusaha mempelajari kedua sistem bisnis ini. Nah, manakah pilihan Anda, ingin berbisnis secara investasi dan trading? Jika pilihan jatuh pada investasi berjangka panjang, maka instrumen berikut ini dapat direkomendasikan.

  • Emas

Emas merupakan logam mulia yang memiliki nilai paling tinggi, serta likuiditas tertinggi setelah tabungan dan uang tunai. Emas akan selalu menjadi objek investasi yang nilainya terus bertambah dari masa ke masa. Andaikan ingin berinvestasi dalam bentuk emas fisik, pilihlah tempat penyimpanan yang aman seperti di deposit box di dalam bank. Layanan ini akan mengamankan aset emas untuk berinvestasi.

  • Properti

Properti atau aset tetap seperti tanah dan rumah menjamin nilai yang selalu bertambah. Anda bisa membeli sejumlah properti untuk disewakan dan menikmati penghasilan bulanan

  • Reksadana

Cocok untuk rencana finansial jangka panjang semisal tabungan hari tua dan pendidikan anak. Menariknya investasi ini tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan dengan modal 100 ribu saja, Anda sudah bisa menjadi investor reksa dana.

Nah, tentukan pilihan diantara investasi dan trading!

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Loading Facebook Comments ...

%d bloggers like this: