Kredit Rumah Murah Mulai dari Usia 20-an, Berani Coba Tantangan ini?

Kredit Rumah Murah – Siapa bilang mereka yang bisa melakukan kredit rumah hanyalah para pekerja atau entrepreneur yang sudah berusia 30 tahun ke atas. Justru sebenarnya kalau kamu pilih jalan kredit, harusnya kamu sudah memulainya sejak usia 20-an! Salah satu alasannya, kamu sudah bisa memiliki rumah yang kamu kredit tersebut sepenuhnya di usia 40 nanti. Asyik, kan? Apalagi sebenarnya sekarang makin banyak tersedia fasilitas kredit rumah murah.

Tertarik mencoba tantangan ini? Mengapa tidak!

Tak ada yang tak mungkin jika memang benar-benar niat. Pun ada baiknya untuk lebih ‘berusaha’ ketika di usia muda, bukannya hanya memikirkan kesenangan saja. Ada yang bilang kalau masa muda adalah waktunya untuk bersenang-senang namun tentu saja ada batasnya. Bukan berarti tak boleh akan tetapi ingatlah masa depan di hari tua nanti.

Nah, bagi kamu yang ingin menjawab tantangan ini, simak beberapa cara agar kamu bisa menempati rumah sendiri bahkan di usia 20-an.

Rahasia Miliki Rumah di Usia 20-an

Salah satu cara paling mudah untuk memperoleh rumah adalah dengan cara kredit rumah saja. Dengan cara ini, setidaknya beban kamu untuk mengumpulkan uang akan lebih ringan. Kamu tak harus memiliki dana hingga ratusan juta untuk bisa menempati rumah baru. Justru sebaliknya, ibarat sedang membayar kontrakan namun suatu saat rumah tersebut akan jadi milik kamu.

Setidaknya ada dua langkah yang harus kamu lewati jika ingin melakukan kredit rumah. Yang pertama adalah menyediakan DP atau Down Payment. Kemudian, setelahnya, kamu harus mencicil angsuran per bulannya.

Sebagai informasi saja, DP atau uang muka biasanya memiliki persentase sekitar 20% hingga 30% dari total harga rumah yang akan kamu beli. Untuk cicilan per bulan, bijaksana untuk tak melebihi 30% dari total gaji yang kamu peroleh. Jadi, meskipun, kamu sudah sukses mengumpulkan uang muka – tetap jaga kebiasaan menabung yang kamu lakukan semasa mengumpulkan DP.

Nah, berikut beberapa metode dan cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan uang muka kredit rumah murah. Asumsikan saja, rumah yang kamu targetkan adalah di wilayah yang memang tak berada di kota. Biasanya rumah tersebut masih bisa diperoleh dengan harga murah, mulai dari Rp 200 jutaan. Itu artinya kamu harus kumpulkan DP sekitar Rp 40 juta apabila uang muka yang bisa diberikan berpersentase 20%.

  • Sementara tinggallah di rumah orangtua

Kedengaran sangat manja atau bernaung di bawah ketiak orangtua? Sebenarnya tidak. Jika kamu masih memiliki orangtua, mengapa tak menghemat pengeluaran dengan tetap tinggal di rumah orangtua? Bukan mau merepotkan orangtua, ya. Yang kamu hemat di sini adalah biaya indekos. Kalau untuk kebutuhan harian tentu saja, kamu tetap harus memenuhi kebutuhanmu sendiri dan bahkan jika bisa bantulah orangtua.

Bayangkan uang kos per bulan bisa mencapai 1 juta bahkan lebih jika daerah perkantoran, itu artinya kamu harus habiskan dana Rp 12 per tahun! Lumayan, kan, dana tersebut harusnya bisa kamu simpan agar mencapai target uang muka kredit rumah murah.

  • Sisihkan 20% hingga 30% gaji yang kamu miliki

Telah disinggung di paragraf sebelum-sebelumnya, ketika kamu sudah bisa mengumpulkan DP kamu tetap harus sisihkan uang untuk bayar cicilan. Nah, kamu dapat mulai sekaligus berlatih sebelum DP terkumpul. Sisihkan sekitar 20% hingga 30% dari gaji yang kamu peroleh saat ini untuk ditabung ataupun diinvestasikan agar kelak bisa kamu ambil.

Baca Juga :  3 Solusi Mendulang Rupiah dari Blog Berbahasa Indonesiamu

Contohnya, jika saat ini kamu memiliki gaji 4 juta rupiah. Dengan persentase 30%, kamu dapat menyisihkan sekitar 1,2 juta per bulan untuk ditabung atau diinvestasikan. Namun, mengingat inflasi yang semakin tinggi setiap tahun, ada baiknya kamu depositokan ataupun ikuti investasi. Tentu saja investasi yang aman, ya! Jika belum paham seluk-beluk investasi, deposito ataupun reksadana dapat jadi opsi terbaik. Selain itu, investasi dalam bentuk logam mulia juga bisa kamu pelajari.

Sekarang kamu sudah punya Rp 2,2 juta per bulan untuk disisihkan sebagai tabungan / investasi.  Butuh waktu 18 hingga 19 bulan agar mencapai angka 40 juta. Kamu pun punya dana sekitar 1,8 juta yang bisa kamu pakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Terasa ketat?

  • Berhemat itu memang harus!

Berhemat memang harus namun kamu akan merasakan manfaatnya yang akan tak tergantikan nilainya apabila sudah mencapai apa yang dicita-citakan. Rentang waktu 2 tahun tak akan terasa sebenarnya. Cobalah berpikir dan membayangkan dana yang cukup besar tersebut – apabila memang berniat untuk bersikap ketat terhadap diri sendiri.

Hal tersebut tak akan berlangsung lama, kok. Sedikit tips, pilihlah rumah dengan tenor yang cukup panjang namun tak terlalu lama pula. Contohnya 20 tahun. Dengan begitu, cicilan yang harus kamu keluarkan pun akan lebih ringan. Silakan lakukan perhitungan mana tenggat waktu yang paling sesuai dengan kondisi kamu saat itu dan kemungkinan ke depannya.

Atau, kamu dapat mencari rumah operan sebagai alternatifnya. Biasanya rumah yang di-take over tersebut dijual dengan harga tahun lalu sebelum naik. Harganya jadi lebih murah daripada saat ini, kan.

Tak begitu yakin berhemat?

Ada satu cara lagi yang bisa kamu tempuh dan tentu saja effort-nya jauh lebih berat (bergantung pilihan). Cari pekerjaan tambahan atau freelance di samping pekerjaan kamu sebagai karyawan di kantor. Sebagai contoh di akhir pekan ataupun pada malam hari jika masih memungkinkan. Contohnya, kamu yang bekerja di dunia kreatif seperti misalnya desain grafis, web developer ataupun penulis – kalian dapat mencari project sampingan di luar kantor. Ada banyak grup freelancer ataupun situs khusus freelancer yang menawarkan proyek. Tak hanya itu, manfaatkan networking yang kalian miliki.

Beberapa profesi lainnya juga dapat mencair proyek ataupun melakukan bisnis sampingan di luar kantor. Mengapa tidak?

Jika selama ini banyak yang bilang, di masa muda saatnya bersenang-senang, sekarang saatnya ubah mindset tersebut. Justru selagi tenaga masih kuat dan pikiran masih produktif, ini saatnya kita manfaatkan untuk pintar mengumpulkan materi, networking dan mengasah skill. Ups! Bukan berarti tak bisa bersenang-senang. Lagian kalau tak punya uang, apa bisa kita bersenang-senang? Yang ada setiap tanggal tua, kita dag-dig-dug memikirkan akan makan apa. Dengan pintar mengelola uang dan meluaskan penghasilan, kita malah semakin percaya diri dan tentu saja lebih bahagia. Kamu masih bisa bersenang-senang namun dengan batasan yang wajar.

Yuk, mulai benahi diri dari sekarang! Hari gini, di usia 20-an sudah saatnya kamu memikirkan masa depan. Salah satunya mencoba tantangan untuk membeli rumah, misalnya dengan cara kredit rumah murah. Pasti bisa! Tak ada yang tak mungkin – asalkan kita, sekali lagi, punya niat dan tekad yang kuat serta kerja keras. Punya rumah di usia mudah tak mustahil!

Post Author: Nadya Kirei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Facebook Comments ...