Kisah Sukses Anthony Tan, CEO Grab Taxi

Anthony Tan – Industri transportasi online saat ini memang banyak mendapatkan perahatian oleh masyarakat mulai adanya Ojek Online hingga taksi online. Salah satu jenis transportasi online dengan menggunakan basis taxi yang populer di Indonesia adalah Grab.

Grab adalah sebuah perusahaan transportasi yang menggunakan aplikasi yang memiliki basis di Malaysia. Perusahaan ini di bangun oleh Anthony Tan dan juga Tan Hooi Ling.

Grab adalah salah satu contoh perusahaan transportasi online yang kesuksesannya mencapai dunia Internasional hingga saat ini sudah ada 6 negara yang berhasil dimasuki oleh Grab. Diantaranya adalah Malaysia, Singapura, Thailand, Indoneia, Philipina, dan juga Vietnam.

Perusahaan transportasi online ini memiliki visi untuk memasuki pasar transportasi negara-negara di Asia Tenggara selain negara yang sudah berhasil dimasukinya. Selain memasuki pasar transportasi di negara-negara Asia Tenggara. Grab juga menginginkan sebuah sistem transportasi yang lebih aman sehingga dan lebih efisien di negara-negara yang mereka ingin masuki.

Sistem yang dimiliki oleh Grab ini menggunakan aplikasi online. Hingga saat ini aplikasi tersebut telah didownload oleh 3.8 juta orang yang berada di seluruh Asia Tenggara. Selain itu jumlah driver taksi yang mereka miliki sudah mencapai 75 ribu driver. Pencapaian yang luar biasa bukan?

Tokoh dibalik Grab

Jika kita ingin menilik kesuksesan dari Grab, maka kita tidak bisa jauh-jauh dari tokoh Anthony Tan. Anthony Tan adalah salah satu founder dari Grab Taxi yang kini berubah nama menjadi Grab yang kini mendapat kedudukan sebagai CEO dari perusahaan besar di Asia Tenggara ini. Anthony Tan adalah salah satu pelaku bisnis sukses yang merupakan lulusan dari Harvard Business University.

Ide dari Grab ini muncul ketika ia sedang berbincang-bincang dengan rekan satu kelasnya yang datang ke Malaysia dan mengeluh mengenai sulitnya membuat sebuah janji atau mendapatkan jasa transportasi taksi di Malaysia. Dari situ Anthony Tan memulai investigasinya mengenai sistem dari transportasi terutama taksi yang ada di Malaysia.

Pada tahun 2012, Anthony Tan memulai bisnis taksi di Malaysia. Ia merasa sistem penyewaan taksi di Malaysia adalah salah satu hal yang ruwet dan buruk. Dimana para supir taksi tidak mendapatkan cukup uang karena sulitnya mencari penumpang, sedangkan para wanita juga kesulitan mencari cara bertransportasi yang aman. Dengan hal ini Anthony Tan mulai berpikir untuk mengubah sistem taksi di Malaysia agar lebih efisien dan lebih aman untuk penumpang khusus sepserti wanita.

Awal Mula Grab Taxi

Teknologi adalah mengenai perubahan, dan tidak ada orang yang mengelak bahwa perubahan adalah salah satu hal yang sulit tapi tidak mustahil untuk dilakukan. Sesuai dengan pikiran tersebut, ketika Anthony Tan memperkenalkan sistem baru Grab pada supir taksi mereka terkesan sulit menerima dan enggan untuk mengikutinya hal ini tentu saja berkaitan dengan sistem berbau teknologi yang awam bagi mereka para supir taksi.

Baca Juga :  Uber dan CEO-nya Travis Kalanick

Tapi berkat usaha kerasnya, Grab menjadi salah satu sistem taksi yang memudahkan, aman dan membuat para supir taksi tidak lagi membenci pekerjaan mereka hal ini membuat banyak supir taksi yang datang ke markas Grab untuk ikut bergabung.

Kehidupan awal Anthony Tan

Sejak masih kecil Anthony Tan – CEO Grab memang sudah tampak berbeda dengan anak-anak seusianya. Ketika anak kecil berusia 6 tahun memiliki keinginan untuk menjadi seorang dokter atau menjadi seorang guru, Anthony Tan yang memiliki latar belakang keluarga bergerak pada bidang bisnis sudah memperlihatkan ketertarikannya pada dunia bisnis.

Ya kakek Anthony Tan adalah seorang CEO dari sebuah perusahaan auto industri yang populer dan sukses di Malaysia. Akan tetapi hal ini tidak serta merta menjadikan Anthony Tan sebagai anak pebisnis yang sukses. Masih ada jalan panjang yang akan menentukan bagaimana nasib dari

Anthony Tan sebagai seorang pebisnis kedepannya. Setelah dewasa, Tan yang memiliki cita-cita sebagai seorang pebisnis mulai masuk ke dunia bisnis dengan jalan memasuki bisnis keluarga terlebih dahulu namun tidak lama setelah itu, Anthony Tan keluar dari perusahaan keluarganya tersebut dan membangun kerajaan bisnisnya sendiri. Ketika akan memulai proyeknya,

Anthony Tan melakukan sedikit diskusi dengan beberpaa profesor. Namun ternyata ide dari Anthony Tan ini dimentahkan oleh profesor yang ditemuinya. Bukan karena idenya buruk. Ide Tan yang ingin membawa Impact sosial ini dirasa memang baik dan bermanfaat tapi akan sulit untuk di implementasikan.

Tapi apakah Tan berhenti? Tentu saja tidak! Ketika ia berhenti tentu ia tidak akan menjadi seorang bisnismen hebat dalam bidang transportasi seperti sekarang ini. Tapi apa yang menjadi semangatnya? Salah satu hal yang mendorong Tan untuk terus bekerja salah satunya tentu dari keluarganya. Ketika masih kecil, Tan dan keluarganya sering berkumpul di meja makan untuk makan malam.

Disini, kakek Tan yang merupakan pebisnis yang sukses selalu menceritakan kisah perjuangannya masa lalu yang membuatnya yakin bahwa perubahan itu memang sulit tapi bukan sesuatu yang tidak mungkin. Kisah-kisah terus bergulir ditelinganya dimana ia mengambil sebuah kesimpulan bahwa dalam dunia bisnis, ia tidak boleh mengatakan tidak.

Dengan segenap kerja kerasnya, Anthony Tan – CEO Grab telah berhasil membuat banyak perubahan pada sistem taksi di Malaysia dan di 6 negara lain. Pada akhirnya perubahan yang disebut sebuah hal yang sulit kini sudah terjadi dan menguntungkan banyak orang baik bagi supir taksi dan juga mereka yang ingin menggunakan jasa taksi.

Post Author: Teguh Suprianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Facebook Comments ...