Fotografi ~ Peluang Bisnis Yang Berawal Dari Hobi

Apakah anda memiliki hobi dan keahlian memotret yang baik? Jika ya mengapa tidak memanfaatkan untuk menghasilkan pundi pundi?  Jasa fotografi. Peluang bisnis fotografi ini cerah dan pasti sangat menguntungkan jika dikelola dengan baik. Untuk permulaan kamu bisa melakukannya sendiri atau jika merasa repot, bisa mencari seorang asisten untuk membantu. Kebanyakan konsumen pemotret keliling ini adalah perorangan maupun skala perusahaan. Selain mengasah kemampuan, kamu juga bisa menerima pekerjaan untuk dokumentasi keluarga, perusahaan, sekolah maupun event event yang sedang berlangsung. Untuk skala besar, sebaiknya kemampuan memotret kamu sudah mumpuni.

Peluang Usaha jasa Fotografi
image dari fotografigenova.it

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan jika ingin memulai pekerjaan ini ;

  1. Yang utama adalah kemampuan atau skill dalam memotret.
  2. Equipment yang memadai. Dalam hal ini semisal kamera DSLR serta alat pendukung lainnya seperti flash, tripod, lampu studio atau lainnya. Harga kamera juga bervariasi. Dari kamera jenis pemula sampai yang high end. Semua tergantung dana yang tersedia.
  3. Paham akan fungsi dari peralatan yang dimiliki serta bagaimana pengoperasiannya.
  4. Jika merasa repot, kamu bisa meminta bantuan kepada teman atau keluarga untuk membantu, contohnya sebagai pengarah gaya, tukang make up dan lainnya.
  5. Jika ingin sering mendapat job, tentu harus dikenal orang dulu. Mulailah promosi dengan gencar. Jika dana tidak memadai, bisa promosi melalui media online seperti facebook, twitter, path, instagram, kaskus serta media online lainnya. Tentu harus balik lagi ke poin pertama.
  6. Carilah informasi mengenai lokasi untuk mencetak hasil foto yang dapat memberi tariff murah. Jika ada teman yang membuka usaha sejenis ini, bisalah diajak kerja sama. Mengenai harga bisa diputuskan bersama.
Peluang Usaha Jasa Fotografi
Bunga ditepi jalan ~ foto @bangmarten.com

Setiap usaha pasti akan memiliki hambatan hambatan tersendiri. Termasuk peluang bisnis ini. Untuk itulah diperlukan management risk. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa saja hambatan yang akan diterima ;

  1. Makin menjamurnya usaha sejenis ini
  2. Naiknya bahan baku semacam kertas cetak dan tinta membuat ongkos cetak foto akan mengalami kenaikan harga, sementara jika harga cetak dinaikkan, akan membuat konsumen berpikir untuk mencari jasa fotografer yang lain.
  3. Peralatan yang sering dipakai dan sudah berumur dapat menyebabkan kualitas gambar yang akan dihasilkan.
  4. Kondisi yang tidak mendukung untuk melakukan pemotretan seperti hujan, angina kencang dan faktor lainnya..
  5. Dengan bervariasinya kamera digital yang keluar serta harganya yang murah membuat konsumen untuk membeli sendiri kamera digitalnya.

Terus bagaimana strateginya supaya dapat bertahan dan maju? Ada beberapa hal yang bisa kamu ikuti. Simak yuk ;

  1. Carilah kamera yang memang khusus untuk pekerjaan seperti ini. Jangan memilih kamera poket untuk memotret contohnya pesta pernikahan. Sekedar tips untuk yang ingin foto produk dari sebuah perusahaan. Pilihlah kamera DSLR seri yang high end. Menurut tips dari teman saya seorang fotographer, konsumen akan menanyakan jenis kamera apa yang digunakan. Jika kamera jenis pemula, konsumen akan bertanya apakah ada kamera yang lain atau tidak. Jika tidak kemungkinan besar kamu akan ditolak.
  2. Harus memiliki imajinasi yang kreatif mengenai konsep foto yang diinginkan konsumen.
  3. Berpromosilah dengan gencar. Baik melalui media ataupun mulut ke mulut. Sering sering menghadiri komunitas pecinta fotografi. Selain mendapat ilmu, kamu juga bisa menambah network.
  4. Untuk fotographer pemula, jangan mematok fee yang tinggi. Setelah namamu mulai dikenal publik, barulah kamu bisa mematok fee.
  5. Rajin rajinlah membaca majalah majalah fotografi sehingga ide ide baru akan sering muncul. Jika konsumen menginginkan konsep tertentu, kamu sudah akan siap
Baca Juga :  Modal Rp 100.000, Pria Kantoran Ini Bisnis Kuliner Ikan Cakalang Suwir

Sekarang mari kita hitung hitungan mengenai berapa uang yang harus kita keluarkan untuk memulai bisnis ini ;

Modal awal yang kamu perlukan adalah ;

  1. Kamera digital entry class : rp 6.000.000
  2. Flash : rp 1.000.000
  3. Tripod : rp 1.000.000
  4. Tas peralatan : rp 1.000.000
  5. Lightning : rp 2.000.000

Jadi total dana yang diperlukan adalah sebesar rp 11.000.000.

Note : harga bervariasi tergantung merk. Jika ingin mengetahui harga pasaran berbagai merk kamera serta peralatannya bisa mengunjungi website dari jpckemang atau Focus Nusantara. Kedua toko tersebut sudah mendapat predikat recommended store.

Peralatan pasti akan mengalami nilai penyusutan. Katakan masa pakai peralatannya selama 5 tahun dan nilai residunya sebesar rp 184.000 / bulan.

Sekarang kita masuk ke ranah laba / rugi. Jika dalam sebulan bisa mendapat 10 job @ rp 500.000 sekali motret, maka dalam sebulan akan mendapatkan rp 5.000.000, belum jasa cetak foto. Katakan sekali cetak rp 200.000.  Maka dalam sebulan total penghasilan kotor rp 7.000.000. Jika dikurang biaya penyusutan sebesar rp 184.000 dan pengeluaran sebesar rp 2.000.000 maka laba bersih yang kamu terima sebesar rp 4.800.000. Menarik bukan?

Memang itu adalah hitung hitungan kasar diatas kertas. Hasil akhirnya tetap berada di tangan pelaku bisnis ini. Dengan kerja keras dan promosi yang tepat, maka bisa dipastikan peluang usaha ini sangat menjanjikan.

Post Author: bangmarten.com

I'm an ordinary who desires nothing more than just an ordinary chance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Facebook Comments ...