Cecep Herman ~ Si Pelukis Kaligrafi Yang Tak Kenal Putus Asa

Cecep Herman ~ Si Pelukis Kaligrafi Yang Tak Kenal Putus Asa

bangmarten.com – Memiliki keterbatasan fisik memang suatu kelemahan jika kita melihat dari sudut pandang yang pesimis. Namun, banyak juga orang yang justru menjadikan keterbatasan sebagai motivasi untuk dapat membuat hidup lebih istimewa. Salah satunya adalah Cecep, yakni seseorang yang hidup dengan keterbatasan, namun bisa membuat hidup lebih berwarna dan istimewa.

Kisah inspiratif ini datang dari Bandung, Jawa Barat. Seorang lelaki yang hidup dengan keterbatasan fisik tanpa tangan dan kaki yang utuh, namun bisa menjadi motivasi besar baginya untuk mewujudkan keajaiban di dalam hidup. Cecep Herman adalah nama lelaki spesial tersebut. Lelaki ini sudah tiga puluh tahun lebih hidup tanpa tangan dan kaki, namun bisa menghasilkan kaligrafi yang indah yang mungkin tidak bisa diciptakan oleh manusia lain yang memiliki tangan dan kaki yang utuh.

Cecep Herman sendiri tinggal di Kampung Cikalapan, Desa Rajamandala, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat. Pelukis inspiratif ini tinggal bersama istrinya yang bernama Elin dan juga buah hatinya yang bernama Melinda Sari juga Fadlah Sakinatun Nisa.

Meski memiliki keterbatasan yang istimewa dibandingkan dengan lelaki dan kepala keluarga pada umumnya, namun Cecep adalah sosok ayah sekaligus suami yang bertanggung jawab. Dia tetap berusaha menjalankan tugasnya sebagai tulang punggung keluarga dan menjadi inspirasi bagi lelaki lainnya.

Cecep Herman ~ Si Pelukis Kaligrafi Yang Tak Kenal Putus Asa

Cecep Herman bekerja sebagai tukang dagang mainan anak di SD Cikalapa, yakni sebuah sekolah dasar yang berada tidak jauh dari rumahnya. Namun, ia juga punya kegiatan lain yang membuat banyak orang terkagum-kagum, yakni membuat lukisan kaligrafi. Pada saat melukis, orang akan melihatnya sebagai pelukis profesional yang pandai memainkan kuas di atas kanvas meski dengan menggunakan tangan yang tidak utuh.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Nick Vujicic Bukti Keadilan Tuhan

Bukan hanya itu, keistimewaan Cecep Herman juga terletak pada sikapnya yang anti kesombongan. Meskipun bisa melukis dengan baik dan memukau banyak orang, Cecep Herman justru mengakui bahwa lukisannya tidaklah sebagus hasil lukisan para seniman profesional. Namun, karena sikapnya yang rendah hati inilah maka tidak sedikit orang yang memesan lukisan kaligrafi karya Cecep Herman ini.

Anda mungkin mengira bahwa lukisan dengan modal keterbatasan seperti itu akan ditarif dengan harga yang cukup mahal karena keistimewaannya. Akan tetapi, Cecep Herman justru tidak memasang tarif untuk menjual hasil karyanya tersebut. Bahkan saat ditemui wartawan dari berbagai media, dia juga mengaku tidak pernah mau memasang tarif.

Keistimewaan lain yang dimiliki oleh Cecep Herman juga adalah mengaji. Selain berdagang mainan anak SD dan melukis kaligrafi, Cecep Herman juga mengajar mengaji di sore hari. Ia mengajar beberapa murid tetangga tanpa meminta tarif untuk melakukannya. Keikhlasannya ini membuat banyak orang semakin kagum terhadapnya. Apalagi, dia sendiri pernah mengatakan pada beberapa awak media bahwa keterbatasannya bukanlah hal yang bisa digunakan untuk membebani orang lain. Dia justru memiliki filosofi hidup untuk dapat menjadi orang yang berguna, setidaknya bagi dirinya sendiri.

Menjalani hidup dengan cara yang mandiri merupakan pokok kehidupan yang tidak hanya dilakoni Cecep Herman, tapi juga diajarkannya kepada anak-anaknya. Dia juga memberi nasihat kepada anak-anaknya agar senantiasa patuh terhadap orang tua dan perintah agama sebab menurutnya, kunci kebahagiaan tidak terdapat pada materi melainkan pada rasa syukur yang dimilikinya.

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Loading Facebook Comments ...

%d bloggers like this: