5 Tokoh Dibalik Peristiwa Sumpah Pemuda

“Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia”

Guys, Pasti tau kan quote siapa ini? Ya, kata-kata yang sangat membangkitkan semangat ini berasal dari tokoh proklamator Indonesia, Ir. Soekarno. Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, gerakan pemuda sering menjadi tombak perjuangan nasional, salah satunya ketika para Pemuda Indonesia mengikrarkan suatu sumpah yang sangat luar biasa, yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Hingga kini 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Kamu tau ga sich, siapa aja 5 tokoh penting dibalik peristiwa penting SUMPAH PEMUDA??? kita simak yuk…

1. Soegondo Djojopoespito. Beliau merupakan Ketua Konggres Pemuda II, yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia. Sejak muda, Soegondo sudah tertarik pada politik dan sering berdiskusi politik dengan Haji Agus Salim. Tahun 1928, ketika akan ada Konggres Pemuda II 1928, Sugondo terpilih jadi Ketua atas persetujuan Drs. Mohammad Hatta sebagai ketua PPI di Negeri Belanda dan Ir. Sukarno (yang pernah serumah di Surabaya) di Bandung. Ia  terpilih menjadi Ketua Konggres, karena ia adalah anggota PPI (Persatuan Pemuda Indonesia – wadah pemuda independen pada waktu itu dan bukan berdasarkan kesukuan.

muhamad-yamin2. Mohammad Yamin. Salah satu kandidat ketua Konggres Pemuda II selain Sugondo adalah Moh.Yamin, namun karna Ia berasal dari Yong Sumatra (masih bersifat kesukuan), maka ia dianggap lebih tepat sebagai Sekretaris. Moh Yamin juga merupakan seorang penyair yang merintis gaya puisi modern di Nusantara, dan selama perumusan Sumpah Pemuda, Ia termasuk salah satu tokoh yang mendorong Bahasa Indonesia untuk digunakan sebagai bahasa persatuan.

Peran penting lainnya dari seorang Moh. Yamin dalam Sumpah Pemuda membantu menerjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, beberapa hal penting karma notulen tersebut ditulis dalam bahasa belanda.

Sumpah Pemuda 1928 dengan Trilogi: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa: INDONESIA. lahir pada detik terakhir kongres, di mana Yamin yang duduk di sebelah Soegondo menyodorkan secarik kertas kepada Soegondo seraya berbisik: Ik heb een elganter formuleren voor de resolutie (saya mempunyai rumusan resolusi yang lebih luwes).

Dalam secarik kertas tersebut tertulis 3 kata/trilogi: satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Selanjutnya Soegondo memberi paraf pada secarik kertas itu yang menyatakan setuju, dan diikuti oleh anggota lainnya yang menyatakan setuju juga. Akhirnya ikrar sumpah pemuda dibacakan oleh Soegondo dan diikuti semua peserta

Baca Juga :  SIM Kamu Expired? Ini Cara Perpanjang SIM Online

3. Wage Rudolf Supratman. Beliau merupakan pencipta Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan yang pada saat kongres tersebut berbisik meminta izin kepada Sugondo agar boleh memperdengarkan Lagu Indonesia Raya. Konggres dijaga oleh Polisi Hindia Belanda, dan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (misalnya Konggres dibubarkan atau para peserta ditangkap), maka Sugondo secara elegan dan diplomatis berbisik kepada WR Supratman untuk memperdengarkan lagu INDONESIA RAYA dengan biolanya. Hal ini tidak banyak yang tahu mengapa WR Supratman memainkan biola pada waktu itu. W.R. Supratman juga merupakan seorang wartawan dan pengarang.

4. Soenario Sastrowardoyo. Ia pernah menjabat sebagai pengurus Perhimpunan Indonesia di Belanda, dan aktif membela para aktivis pergerakan yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda. Selain itu, pengalaman organisasinya turut membantunya sebagai penasihat sehingga Kongres Pemuda II berjalan dengan lancar. Selain menjadi penasihat, Soenario juga menjadi pembicara dalam Kongres.

sie-kong-liong5. Sie Kong Liong. Sie Kong Liong bukanlah nama yang popular dan mungkin jarang sekali terdengar dalam pelajran sejarah saat kita masih di sekolah . Padahal, tanpa andilnya, sejarah Sumpah Pemuda mungkin akan berbeda. Sie Kong Liong merupakan pemilik rumah di Jalan Kramat Raya yang menjadi tempat pertemuan Sumpah Pemuda. Atas prakarsa Soenario, rumah Sie Kong Liong dipugar oleh Gubernur DKI kala itu, Ali Sadikin, dan ditetapkan menjadi Gedung Sumpah Pemuda sebelum akhirnya berubah nama menjadi Museum Sumpah Pemuda.

Udah tau kan sekarang 5 tokoh yang berjasa dalam Sumpah Pemuda? Ikrar yang dikumandangkan bahwa hanya ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia” yang satu  harus kita pertahankan demi keutuhan dan kemajuan Indonesia. So, buktikan bahwa kamu pemuda Indonesia yang keren dan bangga akan Indonesia yaaa

Post Author: bangmarten.com

I'm an ordinary who desires nothing more than just an ordinary chance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Facebook Comments ...